Logo IHM

INDONESIA HUSADA MANDIRI

Our Experience

Fasilitator yang kami sediakan merupakan praktisi rumah sakit dan lapangan yang berpengalaman dan memiliki kompetensi sertifikat TOT sebagai pelatih berpengalaman, serta Master Of Training (MOT) dan tenaga Quality Control juga telah mendapat dukungan penuh dari lembaga pelatihan pemerintah, yaitu BBPK/Bapelkes, organisasi profesi kesehatan. Kami bekerja sama dengan instansi pemerintah dan swasta dalam penyelenggaraan peningkatan kopetensi. Berbagai pelatihan yang kami selenggarakan merupakan rekomendasi dan telah terakreditasi dari Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Badan PPSDM Kemenkes RI.

Card Image
Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan V Tahun 2019

11 Nov 2019 - 21 Nov 2019

Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan V Tahun 2019 Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah dilaksanakan di Hotel Oasis Amir Jakarta yang bertujuan agar peserta pelatihan mampu melakukan manajemen dan pelayanan kesehatan dengan pendekatan keluarga di Puskesmas. Acara ini dibuka oleh PLT Ka Bid SDK. Fasilitator dalam pelatihan ini berasal dari BBPK Jakarta. Materi dalam workshop ini antara lain : 1. Kebijakan PIS - PK 2. Kebijakan Penyelenggaraan Puskesmas 3. Kepemimpinan dan Anti Korupsi 4. Manajemen Umum Puskesmas 5. Manajemen Sumber Daya : Pengelolaan Sumber Daya Manusia 6. Manajemen Sumber Daya : Pengelolaan Sarana Prasarana Alat 7. Manajemen Sumber Daya : Pengelolaan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai 8. Tata Kelola Keuangan di Puskesmas : Instrumentasi Tata Kelola Keuangan 9. Tata Kelola Keuangan di Puskesmas : Perencanaan dan Penganggaran 10. Tata Kelola Keuangan di Puskesmas : Jaminan Kesehatan Nasional 11. Manajemen Aset 12. Manajemen Upaya Kesehatan Masyarakat : Program Kesehatan Masyarakat (Problematika PIS – PK) 13. Manajemen Upaya Kesehatan Masyarakat : Surveilans Epidemiologi 14. Manajemen Pemberdayaan Masyarakat 15. Manajemen Mutu 16. Manajemen Data Puskesmas dan Keluarga Sehat 17. Building Learning Commitment 18. Rencana Tindak Lanjut 19. Pengarahan Program Pelatihan 20. Persiapan Orientasi Lapangan 21. Orientasi Lapangan 22. Seminar Hasil Orientasi Lapangan 23. Ujian Komprehensif 24. Pengumuman Hasil 25. Pelaksanaan Ujian Ulang Peserta Remedial Peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan sertifikat akreditasi Puslat Kemenkes. Metode pembelajaran dilakukan dengan penyampaian materi oleh fasilitator, tanya jawab mengenai materi, diskusi kelompok, kerja kelompok, dan orientasi lapangan ke 2 lokasi untuk mendapatkan pengalaman nyata tentang penerapan manajemen di Puskesmas yang dikunjungi, sebagai satu pengalaman (lesson learn) yang didapat dari proses pelatihan manajemen Puskesmas dengan pendekatan keluarga Lokasi orientasi lapangan antara lain : 1. Puskesmas Sawah Besar 2. Puskesmas Senen

Card Image
Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan III Tahun 2019

28 Oct 2019 - 07 Nov 2019

Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan III Tahun 2019 Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah dilaksanakan di Hotel Oasis Amir Jakarta yang bertujuan agar peserta pelatihan mampu melakukan manajemen dan pelayanan kesehatan dengan pendekatan keluarga di Puskesmas. Acara ini dibuka oleh PLT Ka Bid SDK. Fasilitator dalam pelatihan ini berasal dari BBPK Jakarta. Materi dalam workshop ini antara lain : 1. Kebijakan PIS - PK 2. Kebijakan Penyelenggaraan Puskesmas 3. Kepemimpinan dan Anti Korupsi 4. Manajemen Umum Puskesmas 5. Manajemen Sumber Daya : Pengelolaan Sumber Daya Manusia 6. Manajemen Sumber Daya : Pengelolaan Sarana Prasarana Alat 7. Manajemen Sumber Daya : Pengelolaan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai 8. Tata Kelola Keuangan di Puskesmas : Instrumentasi Tata Kelola Keuangan 9. Tata Kelola Keuangan di Puskesmas : Perencanaan dan Penganggaran 10. Tata Kelola Keuangan di Puskesmas : Jaminan Kesehatan Nasional 11. Manajemen Aset 12. Manajemen Upaya Kesehatan Masyarakat : Program Kesehatan Masyarakat (Problematika PIS – PK) 13. Manajemen Upaya Kesehatan Masyarakat : Surveilans Epidemiologi 14. Manajemen Pemberdayaan Masyarakat 15. Manajemen Mutu 16. Manajemen Data Puskesmas dan Keluarga Sehat 17. Building Learning Commitment 18. Rencana Tindak Lanjut 19. Pengarahan Program Pelatihan 20. Persiapan Orientasi Lapangan 21. Orientasi Lapangan 22. Seminar Hasil Orientasi Lapangan 23. Ujian Komprehensif 24. Pengumuman Hasil 25. Pelaksanaan Ujian Ulang Peserta Remedial Peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan sertifikan akreditasi Puslat Kemenkes. Metode pembelajaran dilakukan dengan penyampaian materi oleh fasilitator, tanya jawab mengenai materi, diskusi kelompok, kerja kelompok, dan orientasi lapangan ke 2 lokasi untuk mendapatkan pengalaman nyata tentang penerapan manajemen di Puskesmas yang dikunjungi, sebagai satu pengalaman (lesson learn) yang didapat dari proses pelatihan manajemen Puskesmas dengan pendekatan keluarga Lokasi orientasi lapangan antara lain : 1. Puskesmas Matraman 2. Puskesmas Kemayoran

Card Image
Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan IV Tahun 2019

28 Oct 2019 - 07 Nov 2019

Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan IV Tahun 2019 Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah dilaksanakan di Hotel Oasis Amir Jakarta yang bertujuan agar peserta pelatihan mampu melakukan manajemen dan pelayanan kesehatan dengan pendekatan keluarga di Puskesmas. Acara ini dibuka oleh PLT Ka Bid SDK. Fasilitator dalam pelatihan ini berasal dari BBPK Jakarta. Materi dalam workshop ini antara lain : 1. Kebijakan PIS - PK 2. Kebijakan Penyelenggaraan Puskesmas 3. Kepemimpinan dan Anti Korupsi 4. Manajemen Umum Puskesmas 5. Manajemen Sumber Daya : Pengelolaan Sumber Daya Manusia 6. Manajemen Sumber Daya : Pengelolaan Sarana Prasarana Alat 7. Manajemen Sumber Daya : Pengelolaan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai 8. Tata Kelola Keuangan di Puskesmas : Instrumentasi Tata Kelola Keuangan 9. Tata Kelola Keuangan di Puskesmas : Perencanaan dan Penganggaran 10. Tata Kelola Keuangan di Puskesmas : Jaminan Kesehatan Nasional 11. Manajemen Aset 12. Manajemen Upaya Kesehatan Masyarakat : Program Kesehatan Masyarakat (Problematika PIS – PK) 13. Manajemen Upaya Kesehatan Masyarakat : Surveilans Epidemiologi 14. Manajemen Pemberdayaan Masyarakat 15. Manajemen Mutu 16. Manajemen Data Puskesmas dan Keluarga Sehat 17. Building Learning Commitment 18. Rencana Tindak Lanjut 19. Pengarahan Program Pelatihan 20. Persiapan Orientasi Lapangan 21. Orientasi Lapangan 22. Seminar Hasil Orientasi Lapangan 23. Ujian Komprehensif 24. Pengumuman Hasil 25. Pelaksanaan Ujian Ulang Peserta Remedial Peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan sertifikan akreditasi Puslat Kemenkes. Metode pembelajaran dilakukan dengan penyampaian materi oleh fasilitator, tanya jawab mengenai materi, diskusi kelompok, kerja kelompok, dan orientasi lapangan ke 2 lokasi untuk mendapatkan pengalaman nyata tentang penerapan manajemen di Puskesmas yang dikunjungi, sebagai satu pengalaman (lesson learn) yang didapat dari proses pelatihan manajemen Puskesmas dengan pendekatan keluarga Lokasi orientasi lapangan antara lain : 1. Puskesmas Cempaka Putih 2. Puskesmas Menteng

Card Image
Evaluasi Implementasi Model Intervensi Promosi Kesehatan : Stiker Pengingat pada Buku KIA di Kabupaten Serang, Provinsi Banten

21 Oct 2019 - 13 Nov 2019

Evaluasi bertujuan melakukan menganalisa hasil monitoring Implementasi Model Intervensi Promosi Kesehatan : Stiker Pengingat pada Buku KIA, untuk mengetahui besarnya manfaat dan perubahan target carupan, serta mempertimbangkan beberlanjutan program ini. Kegiatan in telah dilaksanakan di Kecamatan Kragilan, Kecamatan Petir dan Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Provinsi Banten yang Kegiatan ini dibantu oleh beberapa pihak yaitu Dit. Promkes, Dit. KIA, Dit. Litbang, dan Konsultan (Tim Ahli Kesehatan Masyarakat dan Tim Ahli Biostatistik). Kegiatan Evaluasi dilakukan dengan beberapa tahapan kegiatan antara lain : 1. Penyusunan Analisis dan Pembahasan Melakukan kegiatan analisis dan pembahasan hasil laporan kegiatan di Kantor Badan Litbang Kesehatan Jl. Percetakan Negara No.29 Jakarta Pusat. 2. Seminar Hasil dan Rekomendasi Melakukan pemaparan hasil Monitoring serta melakukan diskusi untuk bersama-sama mengrealuasi hambatan selama pelaksanaan program dan besarnya manfaat yang di dapatkan masyarakat dari berjalannya program ini. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kementrian Kesehatan Gedung Adhyatma Jl. H. R. Rasuna Said Blok X-5 Kavling 4-9, Jakarta Selatan. 3. Finalisasi Laporan Melakukan kegiatan konsultasi untuk finalisasi laporan di Kantor Badan Litbang Kesehatan Jl. Percetakan Negara No.29 Jakarta Pusat. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penyusunan laporan.

Card Image
Pelatihan TOT Konseling Pemberian Makan Bayi Dan Anak (PMBA) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta

30 Sep 2019 - 04 Oct 2019

Pelatihan TOT Konseling Pemberian Makan Bayi Dan Anak (PMBA) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah dilaksanakan di Hotel Ciputra Jakarta yang bertujuan untuk mempersiapkan petugas kesehatan dengan pengetahuan teknis tentang praktik pemberian makanan pada ibu hamil, bayi dan anak dengan menggunakan media komunikasi dan alat bantu konseling secara efektif. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang diikuti oleh para Tenaga Gizi / Nutrisionis Ahli yang berjumlah 24 (Dua puluh empat) orang. Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Seksi Gizi, Promkes dan PPSM. Fasilitator dalam pelatihan ini berasal dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta dan diakreditasi oleh Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan. Materi dalam pelatihan ini antara lain : 1. Kebijakan Diklat 2. Building Learning Commitmen (BLC) 3. Kebijakan Gizi dalam Program Jakarta Sehat-Pendekatan Keluarga 4. Konsep PMBA 5. Konseling PMBA (pokok bahasan 1&2) 6. Pemberian ASI 7. Pemberian makan ibu hamil, ibu menyusui dan MP ASI 8. Rujukan anak sakit ke fasilitas kesehatan 9. Pemantauan Pertumbuhan 10. Gizi dan Kesehatan Ibu 11. Konseling PMBA (pokok bahasan 3) 12. Teknik Melatih (1) 13. Praktik Konseling PMBA 14. Rencana Tindak Lanjut (RTL) 15. Post Test 16. Teknik Melatih (Micro Teaching) 17. Evaluasi Peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan sertifikat dan materi yang dapat digunakan sebagai panduan pembelajaran selama kegiatan. Metode pembelajaran dilakukan dengan penyampaian materi oleh fasilitator, tanya jawab mengenai materi, diskusi kelompok, penyampaian pendapat peserta mengenai suatu masalah yang diberikan oleh fasilitator, studi kasus, dan bermain peran sebagai konselor dan konsultee mengenai pemberian makan bayi dan anak dalam pelatihan TOT Konseling Pemberian Makan Bayi Dan Anak (PMBA). Setiap peserta diberikan pre dan post test untuk mengukur pengetahuan dan peningkatan kompetensi.

Card Image
Pelaksanaan Monitoring Implementasi Model Intervensi Promosi Kesehatan : Stiker Pengingat pada Buku KIA di Kabupaten Serang, Provinsi Banten

26 Sep 2019 - 12 Oct 2019

Pelaksanaan Monitoring merupakan pengambilan data untuk melihat hasil dari Monitoring dan Evaluasi Implementasi Model Intervensi Promosi Kesehatan : Stiker Pengingat pada Buku KIA. Kegiatan ini dilaksanakan di 3 kecamatan Kabupaten Serang yaitu : 1. Kecamatan Kragilan 2. Kecamatan Petir 3. Kecamatan Cikeusal Kegiatan ini dibantu oleh beberapa pihak yaitu Dit. Promkes, Dit. KIA, Dit. Litbang, dan Konsultan (Tim Ahli Kesehatan Masyarakat dan Tim Ahli Biostatistik). Pelaksanaan Monitoring dilakukan dengan beberapa tahapan kegiatan antara lain : 1. Standarisasi Kuesioner Untuk Pengambilan Data Monitoring dan Evaluasi Stiker ANC Melakukan persiapan instrumen bersama dengan enumerator yang telah terpilih sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan yang akan digunakan dalam proses pengambilan data untuk monitoring dan evaluasi penerapan stiker 10T. Kegiatan dilakukan di Rumah Makan Cibiuk Ciceri, Kecamatan Serang Kota Serang. 2. Persiapan Pengambilan Data Hasil Monitoring dan Evaluasi Stiker ANC Membuat kriteria untuk enumerator yang akan membantu dalam proses pengambilan data monitoring dan evaluasi stiker ANC. Adapun kriteria enumerator yaitu merupakan S1 Kebidanan dan berdomisili di daerah Serang, Banten. Kemudian melakukan persiapan perlengkapan untuk proses pengambilan data monitoring dan evaluasi stiker ANC yaitu pembuatan google form, gift untuk responden, absensi untuk responden dan enumerator, dan perlengkapan alat tulis yang akan dibawa saat melakukan proses pengambilan data monitoring dan evaluasi di 3 (tiga) kecamatan di Kabupaten Serang, Banten. 3. Pengambilan Data Melakukan pengambilan data dengan mewawancarai ibu melahirkan, bidan puskesmas, pengurus IBI, petugas Promkes dan KIA puskesmas, Petugas Promkes dan Kesga Dinkes, dan Direktorat Promkes Kemenkes. 4. Pengolahan Data Melakukan pengolahan data kuantitatif dan kualitatif dari hasil pengambilan data monitoring dan evaluasi stiker ANC dibantu oleh tim ahli biostatistik dan Dit. Litbang Kemenkes untuk menyesuaikan dengan keadaan di lapangan.