Our Experience
Fasilitator yang kami sediakan merupakan praktisi rumah sakit dan lapangan yang berpengalaman dan memiliki kompetensi sertifikat TOT sebagai pelatih berpengalaman, serta Master Of Training (MOT) dan tenaga Quality Control juga telah mendapat dukungan penuh dari lembaga pelatihan pemerintah, yaitu BBPK/Bapelkes, organisasi profesi kesehatan. Kami bekerja sama dengan instansi pemerintah dan swasta dalam penyelenggaraan peningkatan kopetensi. Berbagai pelatihan yang kami selenggarakan merupakan rekomendasi dan telah terakreditasi dari Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Badan PPSDM Kemenkes RI.
Pelatihan TOT Konseling Pemberian Makan Bayi Dan Anak (PMBA) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta
30 Sep 2019 - 04 Oct 2019
Pelatihan TOT Konseling Pemberian Makan Bayi Dan Anak (PMBA) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah dilaksanakan di Hotel Ciputra Jakarta yang bertujuan untuk mempersiapkan petugas kesehatan dengan pengetahuan teknis tentang praktik pemberian makanan pada ibu hamil, bayi dan anak dengan menggunakan media komunikasi dan alat bantu konseling secara efektif. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang diikuti oleh para Tenaga Gizi / Nutrisionis Ahli yang berjumlah 24 (Dua puluh empat) orang. Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Seksi Gizi, Promkes dan PPSM. Fasilitator dalam pelatihan ini berasal dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta dan diakreditasi oleh Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan. Materi dalam pelatihan ini antara lain : 1. Kebijakan Diklat 2. Building Learning Commitmen (BLC) 3. Kebijakan Gizi dalam Program Jakarta Sehat-Pendekatan Keluarga 4. Konsep PMBA 5. Konseling PMBA (pokok bahasan 1&2) 6. Pemberian ASI 7. Pemberian makan ibu hamil, ibu menyusui dan MP ASI 8. Rujukan anak sakit ke fasilitas kesehatan 9. Pemantauan Pertumbuhan 10. Gizi dan Kesehatan Ibu 11. Konseling PMBA (pokok bahasan 3) 12. Teknik Melatih (1) 13. Praktik Konseling PMBA 14. Rencana Tindak Lanjut (RTL) 15. Post Test 16. Teknik Melatih (Micro Teaching) 17. Evaluasi Peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan sertifikat dan materi yang dapat digunakan sebagai panduan pembelajaran selama kegiatan. Metode pembelajaran dilakukan dengan penyampaian materi oleh fasilitator, tanya jawab mengenai materi, diskusi kelompok, penyampaian pendapat peserta mengenai suatu masalah yang diberikan oleh fasilitator, studi kasus, dan bermain peran sebagai konselor dan konsultee mengenai pemberian makan bayi dan anak dalam pelatihan TOT Konseling Pemberian Makan Bayi Dan Anak (PMBA). Setiap peserta diberikan pre dan post test untuk mengukur pengetahuan dan peningkatan kompetensi.
Pelaksanaan Monitoring Implementasi Model Intervensi Promosi Kesehatan : Stiker Pengingat pada Buku KIA di Kabupaten Serang, Provinsi Banten
26 Sep 2019 - 12 Oct 2019
Pelaksanaan Monitoring merupakan pengambilan data untuk melihat hasil dari Monitoring dan Evaluasi Implementasi Model Intervensi Promosi Kesehatan : Stiker Pengingat pada Buku KIA. Kegiatan ini dilaksanakan di 3 kecamatan Kabupaten Serang yaitu : 1. Kecamatan Kragilan 2. Kecamatan Petir 3. Kecamatan Cikeusal Kegiatan ini dibantu oleh beberapa pihak yaitu Dit. Promkes, Dit. KIA, Dit. Litbang, dan Konsultan (Tim Ahli Kesehatan Masyarakat dan Tim Ahli Biostatistik). Pelaksanaan Monitoring dilakukan dengan beberapa tahapan kegiatan antara lain : 1. Standarisasi Kuesioner Untuk Pengambilan Data Monitoring dan Evaluasi Stiker ANC Melakukan persiapan instrumen bersama dengan enumerator yang telah terpilih sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan yang akan digunakan dalam proses pengambilan data untuk monitoring dan evaluasi penerapan stiker 10T. Kegiatan dilakukan di Rumah Makan Cibiuk Ciceri, Kecamatan Serang Kota Serang. 2. Persiapan Pengambilan Data Hasil Monitoring dan Evaluasi Stiker ANC Membuat kriteria untuk enumerator yang akan membantu dalam proses pengambilan data monitoring dan evaluasi stiker ANC. Adapun kriteria enumerator yaitu merupakan S1 Kebidanan dan berdomisili di daerah Serang, Banten. Kemudian melakukan persiapan perlengkapan untuk proses pengambilan data monitoring dan evaluasi stiker ANC yaitu pembuatan google form, gift untuk responden, absensi untuk responden dan enumerator, dan perlengkapan alat tulis yang akan dibawa saat melakukan proses pengambilan data monitoring dan evaluasi di 3 (tiga) kecamatan di Kabupaten Serang, Banten. 3. Pengambilan Data Melakukan pengambilan data dengan mewawancarai ibu melahirkan, bidan puskesmas, pengurus IBI, petugas Promkes dan KIA puskesmas, Petugas Promkes dan Kesga Dinkes, dan Direktorat Promkes Kemenkes. 4. Pengolahan Data Melakukan pengolahan data kuantitatif dan kualitatif dari hasil pengambilan data monitoring dan evaluasi stiker ANC dibantu oleh tim ahli biostatistik dan Dit. Litbang Kemenkes untuk menyesuaikan dengan keadaan di lapangan.
Penyusunan Instrumen Monitoring Implementasi Model Intervensi Promosi Kesehatan : Stiker Pengingat pada Buku KIA di Kabupaten Serang, Provinsi Banten
21 Aug 2019 - 23 Sep 2019
Penyusunan Instrumen Monitoring Implementasi Model Intervensi Promosi Kesehatan : Stiker Pengingat pada Buku KIA, telah dilaksanakan di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten yang bertujuan melakukan pengujian terhadap keabsahan instrumen Monitoring dan Evaluasi Implementasi Model Intervensi Promosi Kesehatan : Stiker Pengingat pada Buku KIA . Kegiatan ini dibantu oleh beberapa pihak yaitu Dit. Promkes, Dit. KIA, Dit. Litbang, dan Konsultan (Tim Ahli Kesehatan Masyarakat dan Tim Ahli Biostatistik). Penyusunan instrumen monitoring dilakukan dengan beberapa tahapan kegiatan antara lain : 1. Pra Persiapan Kegiatan Survey Pendahuluan Monitoring dan Evaluasi Stiker ANC Pada tahap ini diadakan pertemuan dengan user dari Direktorat Litbang. Pertemuan tersebut mendiskusikan nama kegiatan, tujuan, wilayah dan sasaran kegiatan yang akan dilakukan di Kabupaten Serang, perkiraan metode yang akan digunakan, dan data-data yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan. 2. Survey Pendahuluan Monitoring Dan Evaluasi Stiker ANC Melakukan pengambilan data sekunder secara kuantitatif dan kualitatif yang akan dijadikan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini dibantu oleh Dinkes Kabupaten Serang. 3. Pemaparan Presentasi Hasil Survey Pendahuluan Diadakannya pertemuan dengan user dari Direktorat Promkes, Direktorat Litbang, Subdit Imunisasi, dan Direktorat Kesga terkait dengan pemaparan hasil survey pendahuluan. 4. Penyusunan Instrumen Diadakannya pertemuan dengan user dari Direktorat Promkes, Direktorat Litbang, Subdit Imunisasi, dan Direktorat Kesga. Pertemuan tersebut mendiskusikan penentuan Variabel dan Metode, sasaran kegiatan Monitoring dan Evaluasi stiker ANC (Populasi dan Sample), instrumen (kuesioner) dan definisi operasional yang akan digunakan dalam monitoring dan evaluasi. 5. Persiapan Pengambilan Data Uji Validitas (Standarisasi) Melakukan Standarisasi yang bertempat di Puskesmas Pamarayan, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang. 6. Pengambilan Data Melakukan pengambilan data untuk Ibu melahirkan yang memiliki bayi berusia 0-11 bulan di 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Jawilan, Bojonegoro dan Ciruas. Sedangkan, dalam pengambilan data untuk Bidan dilakukan di 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Barus dan Petir. 7. Pengolahan Data Melakukan pengolahan data kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh dari hasil uji validitas. 8. Pemaparan Hasil Uji Validitas Melakukan pemaparan hasil Uji Validitas di Ruang Rapat 613, Blok C, Gd. Adhyatma Lantai 6, Jl. H. R. Rasuna Said Blok X-5 Kavling 4-9, Jakarta Selatan. 9. Finalisasi Instrumen Melakukan finalisasi instrumen dengan output kegiatan yaitu instrumen baku yang akan digunakan dalam pengambilan data. Revisi instrumen dilakukan setelah melakukan uji validitas dengan menyesuaikan kembali pertanyaan dengan keadaan atau situasi dan latar belakang responden di Kabupaten Serang. Kegiatan Penyusunan Instrumen Monitoring menghasilkan instrumen yang telah disepakati bersama untuk digunakan dalam pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi stiker 10 T.
Workshop Pelayanan Prima Tahun 2019
14 Aug 2019 - 26 Aug 2019
Workshop Pelayanan Prima telah dilaksanakan di Aula Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan yang bertujuan agar peserta pelatihan mampu memberikan pelayanan yang prima dan mengembangkan potensi diri untuk memberikan pelayanan yang terbaik pada saat bekerja. Pelatihan ini diikuti oleh para Karyawan Puskesmas Pesanggrahan yang terdiri dari Petugas Kebersihan, Pramusaji, Driver, Satpam dan Administrasi yang berjumlah 60 orang yang terbagi menjadi 3 kelas dengan masing-masing kelas berjumlah 20 orang. Fasilitator dalam pelatihan ini berasal dari BBPK Jakarta Materi dalam pelatihan ini antara lain : 1. Building Learning Commitment (BLC) 2. Meningkatkan Kesadaran dan Potensi Diri 3. Konsep Pelayanan Prima dan Komunikasi Pelayanan Pelanggan 4. Materi Tata Cara Pelayanan Prima 5. Materi Melayani dengan Hati dan Tegas 6. Penanganan Kondisi Darurat Peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan sertifikat dan materi yang dapat digunakan sebagai panduan pembelajaran selama kegiatan. Metode pembelajaran dilakukan dengan penyampaian materi oleh fasilitator, tanya jawab mengenai materi, diskusi kelompok, penyampaian pendapat peserta mengenai suatu masalah yang diberikan oleh fasilitator, dan bermain peran.
Workshop Peningkatan Kompetensi Tenaga Promosi Kesehatan Dalam Mendukung PIS-PK, Akreditasi serta Peningkatan Kinerja Puskesmas
31 Jul 2019 - 03 Aug 2019
Workshop Peningkatan Kompetensi Tenaga Promosi Kesehatan Dalam Mendukung PIS-PK, Akreditasi serta Peningkatan Kinerja Puskesmas telah dilaksanakan di Hotel Horison Grand Serpong Kota Tangerang yang bertujuan agar peserta pelatihan memahami intervensi promosi kesehatan dalam mendukung PIS-PK, Akreditasi serta peningkatan kinerja puskesmas. Workshop ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan yang diikuti oleh para pemegang kebijakan puskesmas dan tenaga promosi kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan yang berjumlah 35 (Tiga puluh lima) orang. Workshop ini dibuka oleh Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Tangerang Selatan. Fasilitator dalam workshop ini berasal dari : • Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan • Pakar Promosi Kesehatan • Pakar Penanggulangan Stunting • Pakar / Surveiyor Akreditasi Puskesmas Materi dalam workshop ini antara lain : 1. Implementasi PIS-PK 2. Kebijakan Pembangunan Kesehatan dan Promkes di Kota Tangerang Selatan 3. Promosi Kesehatan dalam PIS-PK (Prinsip dan Strategi Promkes) 4. Promosi Kesehatan dalam PIS-PK yang terintegrasi dengan UKP melalui KIPK dan UKM 5. Intervensi Promosi Kesehatan dalam PIS-PK (P1, P2 dan P3) 6. Media Promosi Kesehatan 7. Persiapan Praktik Kerja Lapangan 8. Praktik Kerja Lapangan 9. Startegi KPP dalam Peningkatan Pencegahan Stunting di Puskesmas 10. Umpan Balik Praktik Kerja Lapangan 11. Model Intervensi TBC 12. Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dan Promkes dalam Mendukung Akreditasi Puskesmas 13. Rencana Tindak Lanjut Peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan sertifikat dan Materi yang dapat digunakan sebagai panduan pembelajaran selama kegiatan. Metode pembelajaran dilakukan dengan penyampaian materi oleh fasilitator, tanya jawab mengenai materi, diskusi kelompok, penyampaian pendapat peserta mengenai suatu masalah yang diberikan oleh fasilitator, dan praktek kerja lapangan meliputi advokasi kesehatan, kemitraan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan individu dan pemberdayaan keluarga.
Pelatihan Kompetensi Petugas Kesehatan Haji Daerah (TKHD) Provinsi DKI Jakarta
25 Apr 2019 - 30 Apr 2019
Pelatihan Kompetensi Petugas Kesehatan Haji Daerah (TKHD) Provinsi DKI Jakarta telah dilaksanakan di Hotel Rivoli Jakarta Pusat yang bertujuan agar peserta pelatihan peserta mampu memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kesehatan terhadap jemaah haji kelompok terbang yang didampinginya serta tugas – tugas administrasi mulai dari daerah asal jemaah haji di Indonesia, di asrama haji embarkasi, selama di perjalanan, selama tinggal di Arab Saudi sampai kembali lagi ke asrama debarkasi sesuai dengan standar prosedur tetap yang berlaku. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang diikuti oleh Petugas Kesehatan Haji Daerah yang terdiri dari dokter dan perawat di Provinsi DKI Jakarta yang berjumlah 25 (Dua puluh lima) orang. Pelarihan ini dibuka oleh Dinkes Provinsi DKI Jakarta. Fasilitator dalam pelatihan ini berasal dari : 1. BBPK Jakarta 2. Direktorat Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI Materi dalam pelatihan ini antara lain : 1. Kebijakan Dinkes Kesehatan DKI 2. Kebijakan Dinamika Penyelenggaraan Kesehatan Haji Indonesia 3. Dinamika Penyelenggaraan Kesehatan Haji Indonesia 4. Kebijakan dalam Penyelenggaraan pelatihan TKHI 5. Building Learning Commitment (BLC) 6. Peran dan Tugas TKHD Pendamping Kloter 7. Etika Pelayanan Kesehatan Haji 8. Pengendalian Penyakit di Kloter 9. Pelayanan Medik dan Asuhan Keperawatan Jemaah Haji di Kloter 10. Komunikasi Persuasif dalam Pelayanan Kesehatan Haji 11. Pengembangan Jejaring Kerja dalam Pelayanan Kesehatan Haji 12. Pencatatan dan Pelaporan Manual dan Elektronik dalam pelayanan tugasnya di Kloter 13. Evaluasi Penugasan MI 1, 3 & 4 14. Ujian Tertulis 15. Anti Korupsi 16. Evaluasi Fasilitator dan Evaluasi Penyelenggara 17. Muasabah Peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan sertifikat dan materi yang dapat digunakan sebagai panduan pembelajaran selama kegiatan. Metode pembelajaran dilakukan dengan penyampaian materi oleh fasilitator, tanya jawab mengenai materi, diskusi kelompok, dan penyampaian pendapat peserta mengenai suatu masalah yang diberikan oleh fasilitator. Setiap peserta diberikan ujian untuk mengukur pengetahuan dan peningkatan kompetensi.